Sesungguhnya Aku Percaya Akan Melihat Kebaikan Tuhan Di Negeri Orang Orang Yang Hidup
RSS

Indonesia Bangkit



Hari sabtu kemarin waktu menghadiri seminar yang diadakan PD AOC (Ark Of Christ ) di gedung Mcc Giant Surabaya, dalam seminar tsb salah satu pembicaranya Ibu Iin Tjipto dari jkt, dan beliaunya bersaksi , waktu pemilu bulan april kemarin , saat Ibu Iin berdoa pagi hari tiba2 dihadapannya berdiri penguasa indonesia (setan yang berkuasa atas indonesia ) dan berkata sama Ibu Iin , bahwa segala rencana Tuhan atas indonesia pasti tidak akan berhasil, dan akan dia gagalkan , karena begitu banyak org2 disini yang tdk meresponi renc itu, dan dia menantang ibu Iin apakah msh sangup menggenapi setiap renc Tuhan atas bangsa ini, dan setelah kejadian itu Ibu Iin berdoa dan bertanya kepada Tuhan, dan dia melihat Tuhan menangis, Tuhan berkata bahwa setan sedang berusaha mempermalukan Dia, karena begitu banyak orang yang tdk mendukung renc Nya atas Indonesia ini, Tuhan berkata Indonesia sedang berada di "lembah penentuan", ditahun ini setan akan mulai melancarkan gelombang2nya, dan tahun depan setan akan mulai memaksakan semua renc nya atas bangsa ini, Tuhan katakan sekarang ini waktunya setiap anak Tuhan bangkit dan mulai bertindak untuk bangsa ini jika mau melihat kebangkitan bangsa ini. Dimana setiap kita ditempatkan marilah kita berdiri , berkeliling berdoa untuk tempat2 tsb,untuk kota2 dimana kita berada, buat pengakuan dan ucapkan berkat dengan mengucapkan Firman Tuhan supaya semua janji2 Tuhan akan bangsa ini tergenapi, bahkan Ibu Iin berkata Tuhan itu terlalu sayang akan bangsa indonesia, seperti yang dinubuatkanNya dalam kitab, coba kita buka Yesaya 42 : 10-13 , siapa bangsa yg disebut sebagai ujung bumi, itu papua, siapa bangsa dipulau2 itu juga bangsa Indonesia, siapa bangsa yang didesa2 dan kota didiami kedar, itu juga bangsa indonesia, karena itu mari kita umat Tuhan di indonesia , kita bersama2 bangkit, kita menangkan Indonesia dan kita mulai melihat bangsa ini akan dipulihkan dari setiap keterpurukannya.Ibu Iin memberi contoh ada bangsa yg 20 th lalu sama persis seperti indonesia keadaannya, yaitu korea, tapi bagaimana mereka bisa bangkit, dalam berbagai aspek, bahkan sekarang 60 % penduduknya adalah anak2 Tuhan, pemimpinnya nya pun anak Tuhan, kalau kita melihat kebelakang waktu korea mengalami keterpurukan pemerintah korea mengambil sikap bahwa setiap penduduknya, dari berbagai macam agama juga, diwajibkan berdoa setiap hari minimal 1 jam, dan kita bisa lihat hasilnya saat ini bagaimana korea dipulihkan.

Siapakah yang mau melihat Indonesia bangkit.....


dibawah ini lyric pujian, yang Tuhan taruh dihati Ibu iin dan disuruh Tuhan membagikan ke semua umat Tuhan dinegeri ini. (CD nya sudah dibagi gratis oleh yayasan Mahanaim, milik Ibu Iin)


Bangkitlah indonesiaku, bangkitlah para pahlawan
Semua penduduk negri, Bangkitlah mari bangun negri ini……
Masa kelimpahan, masa keemasan...
Indonesia baru sudah datang….


Bangkitlah negriku, jadi negri terkaya
Jadi bangsa yang terkuat
Bangkit jadi yg termaju
Bangkitlah indonesiaku


Saya melihat Indonesia yang baru, Saya melihat Indonesia yang indah, Saya melihat Indonesia yang makmur

Saya melihat Sumatra dengan hasil buminya

Jawa sebagai lumbung padi

Kalimantan dengan hasil hutannya

Sulawesi dengan hasil lautnya

Papua dengan tambangnya

Bali dengan keindahannya
dan semua pulau dgn semua kekayaan yang tersembunyi

Saya melihat Indonesia yang baru, Saya melihat Indonesia yang indah, Saya melihat Indonesia yang makmur


Jadi dalam nama Yesus

1 comments

FORGIVENESS

Kehidupan adalah sederet peristiwa yang bisa membuat kita kecewa dan sakit hati. Namun yang menjadi soal, bila kita merasa sulit untuk mengampuninya, maka bisa dipastikan didalam diri kita akan tumbuh akar yang pahit. Dan lebih buruk lagi, kekecewaan dan kebencian itu bila tak segera dibereskan, selain akan merugikan diri sendiri, pun akan membuat kita hidup diluar kasih karunia Tuhan.

Sebagai anak Tuhan, tentu kita harus benar dalam menyikapi masalah ini. Pertama, jangan pernah merasa layak untuk membenci seseorang. Jangan biarkan orang lain berhasil memenjarakan kita dalam kepahitan hidup, oleh karena kita tidak mau mengampuni kesalahannya. Ingat, bila kita tidak mau mengampuni berarti membuat kita terpenjara terus -menerus dalam kebencian. Kedua, pandanglah persoalan itu dari Kebenaran Firman Tuhan dan bukan dari sikap siapa yang benar dan siapa yang salah.

Marilah kita menyikapinya dimulai dari Hati. Mengapa ? Karena Hati adalah sumber perasaan dan pikiran kita. Banyak emosi orang terganggu karena hatinya tersakiti. Mereka menjadi susah tidur. Pikiran terganggu. Emosi tidak stabil, oleh karena hati menyimpan akar yang pahit. Dan akar pahit itu adalah karena mereka tidak mau mengampuni kesalahan orang lain.

Banyak sumber sakit penyakit juga berawal dari hati yang tdk mau mengampuni. Ia seperti penyakit Kanker yang ganas. Beberapa kesaksian yang kita dengar sangat mencengangkan ketika para dokter belum bisa mendeteksinya secara tepat penyebabnya. Ternyata, banyak orang, ketika mereka mau melepaskan pengampunan, maka sakit-penyakit mereka disebuhkan, termasuk penderita kanker. Luar biasa kuasa pengampunan itu, sesungguhnya. Bacalah kitab Matius fatsal 9 , tentang kisah orang lumpuh yang dibawa kepada Yesus untuk minta kesembuhan . Dan lihatlah Tuhan Yesus lebih dahulu berkata kepada orang itu : “percayalah, dosamu sudah diampuni.” Sesudah diampuni dosanya lalu disembuhkanNya penyakitnya. Jadi disini bisa kita lihat, bahwa pengampunan yang dilepaskan adalah langkah awal untuk mendapat kesembuhan.

Perhatikan juga Injil Markus 11. Disitu Firman Tuhan berbicara tentang doa dan persembahan yang kita naikkan kepada Tuhan akan terhalang, jika kita tidak melepaskan pengampunan. Tuhan Yesus berkata : “ Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu."


Berbicara soal pengampunan, sebenarnya Tuhan sendiri sudah memberikan teladan buat kita. Dia tidak bersalah dan berdosa. Tapi Dia mau datang ke dunia yang penuh dengan dosa dan kesalahan. Dia datang untuk mengampuni kesalahan kita. Dia turun dari sorga demi untuk menebus dosa-dosa kita. Dan dengan darahNya yang mahal dia membayar harganya dengan mati di kayu salib. Karena itu, Tuhan juga menuntut kita untuk bisa mengampuni, sama seperti Dia telah melakukannya atas kita. Firman Tuhan dalam matius 6 : 14-15 berkata : “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

Pengampunan itu bukanlah menghapus dari ingatan setiap peristiwa atas orang-orang yang pernah membuat kita terluka. Tetapi, bagaimana kita memandang persoalan itu tanpa melibatkan emosi kita lagi. Pengampunan itu pun jangan hanya dalam perkataan. Dan jangan pula kita berpura-pura seakan luka tersebut tidak ada, atau masa bodoh dengan luka-luka tsb, atau berpura-pura seakan akan peristiwa tersebut tidak pernah ada. Sebuah pengampunan tetap bisa melihat bekas luka itu seperti adanya. Tetapi emosi kita tdk menjadi negatif. Sebaliknya, kita harus bisa melihat sisi positif dari peristiwa tersebut.

Tentu diperlukan suatu tindakan nyata dalam pengampunan. Termasuk disini, kita mampu mendatangi orang-orang yang pernah menjadi penyebab akar kepahitan kita. Lalu, kita berdamai dengan mereka dan saling mendoakan. Ya, pada mulanya mungkin itu sulit, tetapi percayalah Kuasa Allah yang akan memampukan kita. Mari, mulailah mengampuni............



Terima kasih banyak buat pak Sahala Napitupulu yang sudah banyak membantu mengkoreksi tulisan2 diatas, Tuhan berkati selalu.


Nine Steps to Forgiveness


by Frederic Luskin, Ph.D. (www.learningtoforgive.com)

1. Know exactly how you feel about what happened and be able to articulate what about the situation is not OK. Then, tell a trusted couple of people about your experience.

2. Make a commitment to yourself to do what you have to do to feel better. Forgiveness is for you and not for anyone else.

3. Forgiveness does not necessarily mean reconciliation with the person that hurt you, or condoning of their action. What you are after is to find peace. Forgiveness can be defined as the "peace and understanding that come from blaming that which has hurt you less, taking the life experience less personally, and changing your grievance story."

4. Get the right perspective on what is happening. Recognize that your primary distress is coming from the hurt feelings, thoughts and physical upset you are suffering now, not what offended you or hurt you two minutes - or ten years -ago. Forgiveness helps to heal those hurt feelings.

5. At the moment you feel upset practice a simple stress management technique to soothe your body's flight or fight response.

6. Give up expecting things from other people, or your life , that they do not choose to give you. Recognize the "unenforceable rules" you have for your health or how you or other people must behave. Remind yourself that you can hope for health, love, peace and prosperity and work hard to get them.

7. Put your energy into looking for another way to get your positive goals met than through the experience that has hurt you. Instead of mentally replaying your hurt seek out new ways to get what you want.

8. Remember that a life well lived is your best revenge. Instead of focusing on your wounded feelings, and thereby giving the person who caused you pain power over you, learn to look for the love, beauty and kindness around you. Forgiveness is about personal power.

9. Amend your grievance story to remind you of the heroic choice to forgive.


The practice of forgiveness has been shown to reduce anger, hurt depression and stress and leads to greater feelings of hope, peace, compassion and self confidence. Practicing forgiveness leads to healthy relationships as well as physical health. It also influences our attitude which opens the heart to kindness, beauty, and love.
0 comments

When The Time Comes

Saat ku tak melihat jalanMu,
Saat ku tak mengerti rencanaMu,
Namun tetap kupegang janjiMu,
Pengharapanku hanya padaMu,
Hatiku percaya, selalu ku percaya........

mungkin kita pernah mengalami saat saat dimana kita berdoa, berdoa dan berdoa tapi semuanya berjalan tidak sesuai yang kita inginkan, atau kita sedang mengalami keadaaan yang membuat kita hampir putus asa melihat hidup kita, trus apakah kita patut kecewa, marah sama Tuhan atas semua yang terjadi…

Banyak hal hal yang memang nggak perlu untuk dimengerti buat kita, Tuhan Cuma ingin kesetiaan kita dalam mengikuti semua yg Dia sedang kerjakan dalam hidup kita, modal kita Cuma percaya dan berharap terus, dan lihat bagaimana Tuhan membuat semuanya seperti mimpi buat kita…

Firman Tuhan berkata “sejauh langit diatas bumi sedemikian jauhnya pikiran Allah diatas pikiran kita”, saat kita memikirkan hari ini, Tuhan sudah berada di masa depan kita, luar biasa bukan…

Ketika saatNya tiba Allah bertindak dalam kehidupan kita, tidak ada seorangpun yang mampu menahannya, seperti kesaksian berikut yang sangat menginspirasi saya dan mungkin semua orang yang menyaksikannya.

Seorang kontestan di Britain's Got Talent episode 11 April 2009 (acara sejenis dengan America 's Got Talent) yang ditayangkan di Inggris, sosok “Susan boyle” , utk gambaran seorang penyanyi sangatlah jauh dari penampilan luar SUSAN BOYLE. Teman-teman bisa lihat sendiri, umur yang sudah tua (untuk memulai karir di musik, 47 tahun). Gendut pula, ... lihat saja dagunya yang berlipat.. Diperburuk dengan rambut keriting yang jauh dari gambaran sentuhan hair stylist plus bonus alis yang sangat tebal bagaikan alis Leonid Brezhnev, mantan Presiden Uni Sovyet. Dan lengkap sudah gambaran 'ugly' dengan penampilan baju yang sangat out of fashion. Dan Susan Boyle dengan berani mendaftarkan dirinya sebagai peserta Britain 's Got Talent ,yang seolah tidak tahu diri sekali lagi dicemooh penonton, ketika dia berkata ingin menjadi penyanyi profesional seperti Elaine Page



Dengan kepala tegak Susan melangkah ke stage, dan siap untuk ditanya-tanya juri. OMG !!... menjawab pertanyaan juri aja nggak lancar. Simon Cowell (juri yang paling killer) bertanya "Berapa umurmu?" Jawaban "47 tahun" membuat seluruh penonton yang hadir bergumam "ooooohh....". Dan tayangan televisi menunjukkan betapa hampir semua orang di ruangan itu sinis dan mencibir kepadanya. Termasuk ke 3 juri, yang sepertinya berniat mendengarkan Susan bernyanyi dengan setengah hati. Everybody judge Susan by her performance.

Susan menyanyikan "I DREAMED A DREAM" dari Les Miserables. Begitu intro musik yang bak orkestra mengalun.... Susan mulai membuka mulutnya..

"I dreamed a dream in time gone by
When hope was high and life worth living
I dreamed that love would never die
I dreamed that God would be forgiving
.....
I had a dream my life would be
So different from the hell I'm living
So different now from what it seemed
Now life has killed the dream I dreamed"

Tiba-tiba seisi ruangan terdiam. Terkesima. Terpukau. Tanpa kecuali. Penonton dan ke 3 juri hanya bisa mengangakan mulutnya. Ternyata dibalik penampilan luar Susan yang 'buruk' tersimpan vocal yang luar biasa bening dan indah. Senyuman yang mencibir berganti menjadi mulut yang terbuka karena terperanjat. Speechless. Oh my God.... oh my God... it's so beautiful. (bisa didengarkan di http://www.youtube.com/watch?v=9lp0IWv8QZY)

Ingin tahu fenomena yang lebih dahsyat lagi? Kecanggihan teknologi membuat klip Susan disaksikan orang sejagad raya. 48 jam setelah penampilannya, sudah 4 juta orang yang menyaksikannya di YouTube.. Dan sekarang dikatakan sudah hampir 100 juta orang menontonnya di YouTube. Bandingkan dengan 18 juta orang yang menonton victory speech Obama di hari inaugurasinya. Bukankah ini sangat fenomenal? Semua orang dengan rajin menshare video ini ke teman-teman mereka di jejaring dunia maya. Dan lihatlah di bagian comment mereka, betapa banyak orang yang beroleh pengharapan lewat penampilan Susan

Susan adalah seorang pengangguran, dan berumur tidak muda lagi. Dia adalah seorang churchgoer yang taat, dan melayani sebagai volunteer di gerejanya. Banyak orang yang melihat dia sebagai pengangguran, tapi saya percaya seorang yang bekerja sukarela melayani Tuhan di rumah Tuhan, di mata Tuhan bukanlah seorang pengangguran. Dan Tuhan berjanji tidak pernah menahan upah dari orang yang layak menerimanya. "Mereka akan menjadi milik kesayanganKu sendiri, firman Tuhan semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia." (Maleakhi 3:17)

Dari dulu Susan bermimpi menjadi seorang penyanyi profesional, tetapi ia tidak dapat mewujudkannya. Terjadi penundaan. Kenapa? Karena ia mendedikasikan hidupnya untuk merawat ibunya yang sudah tua. Sehingga ia hanya bisa membatasi penampilan menyanyinya hanya di gereja sebagai anggota choir, dan di karaoke. Padahal menurut saya itu budaya yang tidak lazim di dunia Barat yang sangat individual, yang biasa mengirim orang tua mereka yang sudah lanjut usia ke panti jompo. Saya percaya Susan mengebelakangkan keinginannya menjadi penyanyi profesional yang didambakannya karena mengasihi dan ingin berbakti kepada orang tuanya.. Firman Tuhan berkata, "Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu lebih buruk dari orang yang tidak beriman." (1 Timotius 5:8)

Susan mengikuti talent show ini karena ingin memenuhi pesan & harapan ibunya yang meninggal 2 tahun yang lalu. Ibunya, Bridget, ingin Susan melakukan sesuatu dalam hidupnya. Susan memenuhi pesan ibunya karena ia menghormatinya. "Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu." (Keluaran 20:12)

Tuhan tidak pernah berhutang kepada orang yang melakukan kebenaran firmanNya. Dan itu terbukti kan ? Susan sendiri tidak pernah menyesal dengan apa yang dilakukannya sebelumnya dalam hidupnya, walaupun ia mengalami penundaan puluhan tahun. Susan percaya bahwa umurnya yang sudah matang dan pengalaman hidupnya adalah assetnya yang terbesar. Semua yang sudah dia lalui dalam hidupnya memberikan iman dalam kemampuannya. Dan ia berkata “I think I am ready for it.”

Saat ia ready, dan bernyanyi di Britain 's Got Talent, sebenarnya Susan sedang MENYANYIKAN KEHIDUPANNYA. "I dreamed a dream" adalah nyanyian tentang mimpi-mimpinya yang tertunda dan harapan-harapannya. . Itu yang menyebabkan penampilannya saat itu berbeda dari yang lain. Memukau semua orang dalam ruangan itu, dan memukau setiap orang yang menyaksikan videonya, termasuk saya.

You see.... apa yang Susan tabur itu yang Susan tuai. Di balik kemuliaan besar yang dia terima sekarang pasti ada penderitaan besar sebelumnya. (Sanggupkah teman-teman membayangkan seseorang yang unknown before mendadak 5x lebih populer dibanding Presiden Obama di YouTube dalam tempo seketika? Dan kelipatan ini kemungkinan akan semakin bertambah.)

Seperti yang Susan katakan, apa yang dia alami dalam hidupnya, segala penderitaan dan penundaan membuat imannya semakin bertambah. Dan Tuhan yang besar memang sanggup mewujudkan mimpinya,yang bagi orang lain adalah impossible. Terbiasa dicemooh sejak masa kecil, (bahkan sampai menjelang menyanyi I Dreamed A Dream di pentas Britain's Got Talent dia masih mengalaminya) , tidak mengurungkan niatnya untuk mewujudkan mimpinya.

Bahkan baru-baru ini terungkap, 2 bulan yang lalu, bulan February 2009, Susan ditolak oleh pimpinan choir Cantilena Choir di Livingston, saat ia ingin bergabung. Saat ini sang pemimpin choir hanya bisa berkata, "It was a shock when I saw her on the television.

Apapun yang terjadi dengan kehidupan kita, sehingga tdk berjalan sesuai yg kita harapkan, tetap percaya bahwa Allah pegang kendali kehidupan kita…, jangan pernah berkecil hati

“Ia membuat segalanya indah pada waktuNya” 0 comments

Life is Beautiful....




Itu sebuah judul film lama yg sangat melekat di ingatan saya, film yang memenangkan academy awards th 99, Life is beutiful / La vie est belle , film yg layak ditonton , sangat memberikan aura positif untuk kehidupan kita, bahwa seperti itulah harusnya kehidupan dijalani, bukan melihat keadaan kita tapi bagaimana kita melakukan peran hidup dengan benar... (untuk yg belum tau silahkan menonton dulu...hehe )

Jadikan setiap hari kita hari yang menyenangkan dan mengucap syukurlah bukan untuk apa yang sudah kita peroleh, tapi untuk kasihNya yg selalu ada buat kita.

ada suatu kisah yang ingin saya share kan disini sbb :

Seorang anak laki2 tunanetra duduk di tangga sebuah bangunan dengan sebuah topi terletak di dekat kakinya. Ia mengangkat sebuah papan yang bertuliskan: 'Saya buta, tolong saya.' Hanya ada beberapa keping uang di dalam topi itu.

Seorang pria berjalan melewati tempat anak ini. Ia mengambil beberapa keping uang dari sakunya dan menjatuhkannya ke dalam topi itu. Lalu ia mengambil papan, membaliknya dan menulis beberapa kata. Pria ini menaruh papan itu kembali sehingga orang yang lalu lalang dapat melihat apa yang ia baru tulis. Segera sesudahnya, topi itu pun terisi penuh. Semakin banyak orang memberi uang ke anak tuna netra ini.

Sore itu pria yang telah mengubah kata-kata di papan tersebut datang untuk melihat perkembangan yang terjadi. Anak ini mengenali langkah kakinya dan bertanya, 'Apakah bapak yang telah mengubah tulisan di papanku tadi pagi? Apa yang bapak tulis?'

Pria itu berkata, 'Saya hanya menuliskan sebuah kebenaran. Saya menyampaikan apa yang kamu telah tulis dengan cara yang berbeda.' Apa yang ia telah tulis adalah: 'Hari ini adalah hari yang indah dan saya tidak bisa melihatnya.' Bukankah tulisan yang pertama dengan yang kedua sebenarnya sama saja?

Tentu arti kedua tulisan itu sama, yaitu bahwa anak itu buta.. Tetapi, tulisan yang pertama hanya mengatakan bahwa anak itu buta. Sedangkan, tulisan yang kedua mengatakan kepada orang-orang bahwa mereka sangatlah beruntung bahwa mereka dapat melihat. Apakah kita perlu terkejut melihat tulisan yang kedua lebih efektif?

Bersyukurlah untuk segala yang kita miliki. Berpikirlah dari sudut pandang yang berbeda dan positif. Ajaklah orang-orang lain menuju hal-hal yang baik dengan hikmat.

Kalau mungkin hari ini kita belum mampu membeli makanan yg enak, nikmati aja makanan yg ada pada kita seakan kita nggak akan pernah lagi menikmati makanan yg seperti itu...hehe
keadaan nya masih sama tapi sikap hati kita yg berbeda membuat hidup selalu indah.

setiap hari kita pasti akan mengalami keunikan hal-hal yang mungkin nggak akan kita lihat lagi di hari2 yg lain, dimana suatu saat kita pasti merindukannya....itulah sebuah anugrah Allah yg gratis buat setiap kita, karena itu bersyukurlah.....

Buat saya pribadi hidup yang indah itu bukan karena kita bisa mencapai semua yg kita mau, tapi hidup dengan pimpinan Tuhan setiap hari membuat kita mengalami pengalaman2 yang tidak bisa dunia berikan buat kita

Jalani hidup ini tanpa dalih dan mengasihi tanpa rasa sesal.. Ketika hidup memberi engkau 100 alasan untuk menangis, tunjukkan pada hidup bahwa engkau memiliki 1000 alasan utk tersenyum , tunjukan pada dunia bahwa selalu ada harapan jika kita berjalan bersama Tuhan.


" Tangan kuat yang memegangku, selalu menuntunku, ku tak mau jalan sendiri...., Yesus kuperlu kasihMu, kuperlu kuasaMu, sampai akhir hidupku...." 1 comments

The power of proclamation

Banyak diantara kita anak anak Tuhan yang tidak menyadari potensi yang tersedia untuk setiap kita bahwa dengan memperkatakan firman bisa mengubah keadaan kita, tidak peduli apapun yang sedang kita hadapi.

Beberapa waktu lalu saya tanpa sengaja sebetulnya sedang melihat suatu acara tv yang lagi banyak ditonton , acara "The master" , pertunjukan sulap dengan trik2 yang cukup memukau, tapi yang saya ingin sharingkan bukan sulapnya tapi ada suatu pelajaran yang cukup bagus yg saya tonton waktu itu, si rommy rafael mempertontonkan suatu adegan dimana dia taruh gelas berisi air dimeja dan dia bilang sama penonton agar meneriaki gelas tsb dalam hati tapi keras2 dengan ucapan "pecah..pecah...terus menerus" dan apa yg terjadi pelan2 gelas tsb mulai retak dan airnya mulai mengalir keluar sampai benar2 pecah gelas tsb.

Diakhir pertunjukan tsb si rommy berkata "berhati2 lah dengan setiap ucapan kita"
saya berpikir org dunia aja bisa mengerti bahwa ucapan itu memberi dampak buat sekeliling kita, apalagi kita anak2 Tuhan, dimana Tuhan taruh Roh Nya didalam diri kita untuk membantu kita dalam kekurangan kita, waktu kita memperkatakan FirmanNya maka Roh itu membantu menjadikan perkataan kita itu nyata dan terwujud.

Memproklamasikan Firman artinya kita menyetujui atau memberikan pengakuan ttg hal yang sama seperti yang Tuhan katakan dalam firmanNya, ada kesepakatan dalam setiap perkataan kita. Bil 14:28 berkata "Demikianlah Firman Tuhan, bahwasanya seperti yang kamu katakan dihadapan Ku , demikianlah akan Kulakukan kepadamu"
kita harus percaya bahwa waktu kita melepaskan Firmah Allah melalui mulut kita maka kita akan melepaskan otoritas dari Firman itu dalam situasi yang kita ingin ubah, baik itu situasi dalam kehidupan kita pribadi, dalam gereja, bahkan dalam situsi negara kita sekalipun.

Mungkin waktu kita memperkatakan Firman pada kali pertama tdk ada sesuatu yang berubah dalam situasi yang sedang kita alami, perkatakan terus Firman iu sampai menjadi bagian dalam pikiran kita, waktu kita ucapkan Firman berkali2 bersama dengan Roh kudus maka perubahan dalam alam Roh akan nyata

Banyak ayat2 Firman Tuhan yang bisa mulai kita hafalkan, dan harus mulai belajar diperkatakan, saya punya ayat favorite yang selalu saya perkatakan, didalam roma 8:28 dan maz 27:13 ,
setiap pagi sebelum saya berangkat beraktivitas, saya ucapkan nggak hanya sekali tapi berkali kali dengan iman, dan saya melihat bagaimana Allah melakukan pembelaan atas hidup saya setiap hari, saya percaya nggak hanya untuk saya pembelaan Allah ini tapi bagi setiap kita anakNya yang dikasihiNya, amien. 1 comments