Sesungguhnya Aku Percaya Akan Melihat Kebaikan Tuhan Di Negeri Orang Orang Yang Hidup
RSS
Showing posts with label Kesaksian. Show all posts
Showing posts with label Kesaksian. Show all posts

Menilai Jaman

Akhir2 ini Tuhan banyak mengutus hamba2Nya pergi ke bangsa2 untuk memberitakan bahwa kedatangan Tuhan sudah dekat. Setiap kita anak2 Tuhan harus mulai mempersiapkan diri untuk menjadi generasi yang menyambut kedatangan Tuhan seperti yang dikatakan Rev Moris Cerullo pada KKR di Graha bethany surabaya kemarin tgl 11 juni.

Merupakan suatu yang special buat kita bangsa Indonesia dimana Tuhan utus NabiNya ke Indonesia, tepatnya di 4 kota yg didatangi di negara ini. Beliau sendiri mengatakan bahwa kedatangannya kali ini bukan sebagai hamba Tuhan untuk berkotbah menyampaikan Firman Tuhan , tapi lebih tepatnya beliau datang sebagai Nabi Tuhan untuk menyampaikan apa yg Tuhan suruh katakan kepada Bangsa ini. Pada awal th kemarin Tuhan berkata untuk pergi ke indonesia, padahal beliau sudah pernah berkata bahwa th 2008 terakhir kali kedatangannya di indonesia, tapi Tuhan berkata lain , Tuhan berkata "Aku tdk ingin membiarkan Iblis melihat Aku kalah" .

Ada pesan Tuhan yang khusus tepatnya utk kita anak2 Tuhan di indonesia, Dimana Tuhan ingin setiap kita mempunyai karunia special agar kita bisa melewati masa2 ini. Karunia tsb ada didalam Lukas 12:56, yaitu karunia "Menilai jaman", kita harus tahu kita hidup disaat apa ini, beliau menjelaskan bahwa setiap angka dalam alkitab itu semuanya mempunyai arti, kalo th 2008 merupakan "New beginning" , maka th 2009 , angka 9 berbicara "completeness", th 2009 merupakan tahun kelengkapan tepatnya adalah tahun penggenapan. Tuhan rindu mengenapi semua janji untuk umatNya, semua janji2 yang pernah dijanjikan dan selama ini belum tergenapi, ditahun ini Tuhan berjanji akan menggenapi.

krisis melanda semua penjuru dunia, dan beliau berkata bahwa ini bukan krisis natural, tapi merupakan tanda bahwa Tuhan Yesus akan segera datang. kita akan menjadi generasi yang ditetapkan untuk menyongsong kedatanganNya. Tuhan berkata jgn pernah menjadi kuatir akan keadaan jaman yg sudah berubah, karena Tuhan tetap sediakan mujizat buat umatNya dalam krisis keuangan ini, "Financial Anounting" , pengurapan dalam financial yg sesuai dengan thema KKR yg diadakan.

Pada akhir KKR beliau mengurapi jemaat yg datang dengan 4 mujizat yang akan diterima ,

pertama : "Seratus kali lipat yang pernah diberikan untuk ishak, akan diberikan untuk kita juga, dimana keuangan kita tidak akan pernah sama lagi"

kedua : "Aku akan meningkatkan tingkat iman sampai pada tingkatan tidak akan ragu2 lagi, tapi mereka percaya bahwa bersama dengan Aku segala sesuatu mungkin"

ketiga : "Engkau akan menanam dan menunggu utk penuaian, setiap benih yg diberikan utk Tuhan akan menghasilkan buah"

keempat : " Setiap orang yang pernah gagal, Tuhan akan membalikkan kegagalannya menjadi kemenangan "

Percaya dalam nama Yesus pasti terjadi dalam kehidupan kita, amien.

"Pada masa kelaparan engkau dibebaskan-Nya dari maut, dan pada masa perang dari kuasa pedang. Dari cemeti lidah engkau terlindung, dan engkau tidak usah takut, bila kemusnahan datang. Kemusnahan dan kelaparan akan kautertawakan dan binatang liar tidak akan kautakuti." (Ayub 5 : 20-22) 1 comments

Indonesia Bangkit



Hari sabtu kemarin waktu menghadiri seminar yang diadakan PD AOC (Ark Of Christ ) di gedung Mcc Giant Surabaya, dalam seminar tsb salah satu pembicaranya Ibu Iin Tjipto dari jkt, dan beliaunya bersaksi , waktu pemilu bulan april kemarin , saat Ibu Iin berdoa pagi hari tiba2 dihadapannya berdiri penguasa indonesia (setan yang berkuasa atas indonesia ) dan berkata sama Ibu Iin , bahwa segala rencana Tuhan atas indonesia pasti tidak akan berhasil, dan akan dia gagalkan , karena begitu banyak org2 disini yang tdk meresponi renc itu, dan dia menantang ibu Iin apakah msh sangup menggenapi setiap renc Tuhan atas bangsa ini, dan setelah kejadian itu Ibu Iin berdoa dan bertanya kepada Tuhan, dan dia melihat Tuhan menangis, Tuhan berkata bahwa setan sedang berusaha mempermalukan Dia, karena begitu banyak orang yang tdk mendukung renc Nya atas Indonesia ini, Tuhan berkata Indonesia sedang berada di "lembah penentuan", ditahun ini setan akan mulai melancarkan gelombang2nya, dan tahun depan setan akan mulai memaksakan semua renc nya atas bangsa ini, Tuhan katakan sekarang ini waktunya setiap anak Tuhan bangkit dan mulai bertindak untuk bangsa ini jika mau melihat kebangkitan bangsa ini. Dimana setiap kita ditempatkan marilah kita berdiri , berkeliling berdoa untuk tempat2 tsb,untuk kota2 dimana kita berada, buat pengakuan dan ucapkan berkat dengan mengucapkan Firman Tuhan supaya semua janji2 Tuhan akan bangsa ini tergenapi, bahkan Ibu Iin berkata Tuhan itu terlalu sayang akan bangsa indonesia, seperti yang dinubuatkanNya dalam kitab, coba kita buka Yesaya 42 : 10-13 , siapa bangsa yg disebut sebagai ujung bumi, itu papua, siapa bangsa dipulau2 itu juga bangsa Indonesia, siapa bangsa yang didesa2 dan kota didiami kedar, itu juga bangsa indonesia, karena itu mari kita umat Tuhan di indonesia , kita bersama2 bangkit, kita menangkan Indonesia dan kita mulai melihat bangsa ini akan dipulihkan dari setiap keterpurukannya.Ibu Iin memberi contoh ada bangsa yg 20 th lalu sama persis seperti indonesia keadaannya, yaitu korea, tapi bagaimana mereka bisa bangkit, dalam berbagai aspek, bahkan sekarang 60 % penduduknya adalah anak2 Tuhan, pemimpinnya nya pun anak Tuhan, kalau kita melihat kebelakang waktu korea mengalami keterpurukan pemerintah korea mengambil sikap bahwa setiap penduduknya, dari berbagai macam agama juga, diwajibkan berdoa setiap hari minimal 1 jam, dan kita bisa lihat hasilnya saat ini bagaimana korea dipulihkan.

Siapakah yang mau melihat Indonesia bangkit.....


dibawah ini lyric pujian, yang Tuhan taruh dihati Ibu iin dan disuruh Tuhan membagikan ke semua umat Tuhan dinegeri ini. (CD nya sudah dibagi gratis oleh yayasan Mahanaim, milik Ibu Iin)


Bangkitlah indonesiaku, bangkitlah para pahlawan
Semua penduduk negri, Bangkitlah mari bangun negri ini……
Masa kelimpahan, masa keemasan...
Indonesia baru sudah datang….


Bangkitlah negriku, jadi negri terkaya
Jadi bangsa yang terkuat
Bangkit jadi yg termaju
Bangkitlah indonesiaku


Saya melihat Indonesia yang baru, Saya melihat Indonesia yang indah, Saya melihat Indonesia yang makmur

Saya melihat Sumatra dengan hasil buminya

Jawa sebagai lumbung padi

Kalimantan dengan hasil hutannya

Sulawesi dengan hasil lautnya

Papua dengan tambangnya

Bali dengan keindahannya
dan semua pulau dgn semua kekayaan yang tersembunyi

Saya melihat Indonesia yang baru, Saya melihat Indonesia yang indah, Saya melihat Indonesia yang makmur


Jadi dalam nama Yesus

1 comments

Kesaksian dari tangerang

Kesaksian ini saya terima dari email seorang teman
Di bawah ini merupakan kesaksian dari pendeta yang kemarin berkotbah di tempat saya. Nama pendetanya Bp Wisnu. Berikut penuturan beliau:

Beberapa waktu yang lalu saya ada pelayanan untuk Youth di daerah Tangerang. Saya naik bis jurusan Tangerang pada siang harinya untuk menuju rumah kakak saya terlebih dulu karena pelayanan tersebut akan berlangsung sore hari. Di dalam bis yang penuh sesak tersebut, masuk pula seorang pengamen cilik usia sekitar 7-8 tahun dengan berbekal kecrekan sederhana (mungkin dari tutup botol) Berbekal alat musik sederhana tersebut, dia nyanyikan lagu "Yesus ajaib, Tuhanku ajaib...." (salah satu lagu Pdt. Ir. Niko Njotorahardjo) Dan kata-kata tersebut diulang terus menerus. Hampir seluruh penumpang bis memarahi anak tersebut, "Diam kamu! Jangan nyanyi lagu itu lagi. Kalau kamu nggak diam, nanti saya pukul kamu!" Tapi ternyata anak tersebut tidak menanggapi kemarahan mereka dan dengan berani terus menyanyikan lagu tersebut. Saya dalam hati berkata, "Tuhan, anak ini luar biasa. Kalau saya, belum tentu saya bisa dan berani melakukan hal tersebut."

Karena bis akan melanjutkan perjalanan menuju tol berikutnya, di pintu tol menuju Serpong (kalau tidak salah), hampir 3/4 penumpang turun dari bis tersebut. Termasuk saya dan pengamen cilik tersebut. Anak kecil itu didorong hingga akhirnya jatuh. Kemudian dia bangkit lagi. Tapi dia didorong oleh massa hingga terjatuh lagi. Semua penumpang bis mengerumuni anak itu. Saya masih ada di situ dengan tujuan jika kemudian anak tersebut akan ditempeleng atau dihajar, saya akan berusaha untuk menariknya lari menjauhi mereka.

Seluruh kerumunan itu baik pria maupun wanita menjadi marah, "Sudah dibilang jangan nyanyi masih nyanyi terus! Kamu mau saya pukul?" dst, dst. Anak kecil itu hanya terdiam. Setelah amarah mereka mulai mereda, anak kecil itu baru berbicara, "Bapak-bapak, Ibu-Ibu jika mau pukul saya, pukul saja. Kalau mau bunuh, bunuh saja. Tapi yang Bapak dan Ibu perlu tahu, walaupun saya dipukul atau dibunuh saya tetap akan menyanyikan lagu tersebut." Seluruh kerumunan menjadi terdiam sepertinya mulut mereka terkunci. Kemudian dia melanjutkan, "Sudahlah... . Bapak, Ibu tidak perlu marah-marah lagi. Sini.. saya doakan saja Bapak-Ibu."

Dan apa yang terjadi, seluruh kerumunan itu didoakan satu per satu oleh anak ini. Banyak yang tiba-tiba menangis dan akhirnya mau menerima Tuhan. Saya yang sedari tadi menyaksikan hal tersebut, kemudian pergi meninggalkan kerumunan tsb. Saya melanjutkan naik mikrolet. Jalanan macet krn kejadian tersebut hingga mikrolet melaju dengan sangat lambat.. Sopir mikroletnya bertanya, " Ada apa sih Pak? Koq banyak kerumunan?" Saya jawab "O.... Itu ada banyak orang didoakan oleh anak kecil."

Di saat mikrolet melaju dengan sangat pelan, tiba-tiba anak kecil pengamen itu naik mikrolet yang sama dengan saya. Saya kemudian bertanya, "Dik, kamu nggak takut dengan orang-orang itu?"

Jawabnya, "Buat apa saya takut? Roh yang ada dalam diri saya lebih besar dari roh apapun di dunia ini", tuturnya mengutip ayat F irman Tuhan. Lanjutnya, "Bapak mau saya doakan?"

Saya terperanjat, "Kamu mau doakan saya?"

Jawabnya, "Ya kalau Bapak mau."

Saya menjawab, "Baiklah. Kamu boleh doakan saya."

Doanya, "Tuhan berkati Bapak ini. Berkati dan urapi Bapak ini jika sore nanti dia akan ada pelayanan Youth."

Sampai di situ, saya tidak bisa menahan air mata yang deras mengalir. Saya tidak peduli lagi dengan penumpang lain yang mungkin menonton kejadian tersebut. Yang saya tahu bahwa Tuhan sendiri yang berbicara pada anak ini, dari mana dia tahu saya akan ada pelayanan Youth sore ini.

Kesaksian ditutup sampai di situ dan dengan satu kesimpulan, jika kita mau, Tuhan bisa pakai kita lebih lagi. Bukan kemampuan tapi kemauan yang Tuhan kehendaki. 0 comments