Sesungguhnya Aku Percaya Akan Melihat Kebaikan Tuhan Di Negeri Orang Orang Yang Hidup
RSS
Showing posts with label Artikel Ucapan Syukur. Show all posts
Showing posts with label Artikel Ucapan Syukur. Show all posts

Memberi dari kekurangan kita

Coba kita perhatikan foto dibawah ini, ada pelajaran berharga yg bisa kita petik darinya



Jika anak ini bisa membantu,

mengapa "kita yang lebih normal secara fisik tidak?"

Ia berjalan di depan meja 'donation', kami berpikir: 'dia akan lewat...'

"Saya ingin menyumbang!"

Ia menuang koin dari mangkuknya. Para petugas mengulurkan tangan ingin membantu, tapi dia ingin melakukannya dengan tangannya sendiri.

Kami semua tak bisa berkata-kata, ia memberikan semua yang diperolehnya dengan usahanya sendiri.



"Saya masih punya uang."

Ia berkata dengan antusias sambil merogoh saku celananya

Ia mengambil beberapa lembar uang 10 dollar dan ... menyumbang!

memberi dari kelebihan kita itu suatu hal yang wajar, tapi masih banyak dari kita yang merasa itu sudah sangat terpuji, tapi kalau kita lihat hal diatas kita seharusnya merenung, bukan hal yg mudah memberi dari kekurangan yg kita punyai, ingat Firman tentang janda yg miskin, bagaimana Tuhan memujinya, karena dia memberi bukan dari kelebihannya tapi semua yang ada padanya dia beri, kalau kita renungkan baik2 sebetulnya memberi merupakan tindakan ucapan syukur kita bahwa kita masih diberi kesempatan untuk melakukan kebaikan oleh Tuhan, sebagai ucapan syukur kalau kita masih lebih baik dari org lain yg kita beri, karena itu biar lah kita lakukan dengan sukacita bukan terpaksa atau biar dilihat orang banyak kebaikan kita, dan seribu alasan yg lain, beri yg terbaik yang ada ada kita, Biarlah kita melakukan seperti untuk Tuhan bukan manusia, Tuhan berkati.
1 comments

Menurut Allah, kamu indah........

Allah suka padamu...
Kalau Dia punya dompet, pasti fotomu disimpan didalam-nya,
Kalau Dia punya kulkas, fotomu pasti disimpan di pintunya,
Dia mengirim bunga untukmu setiap musim semi dan matahari terbit setiap pagi,
Kalau kamu ingin bicara, Dia pasti mau mendengarkan.Sebenarnya Dia bisa tinggal dimana saja di alam semesta ini,dan Dia memilih hatimu.

Terima saja sobat, Dia tergila-gila padamu! Kayak nya mungkin kamu susah sekali percaya bahwa Allah mengenal namamu.Dia benar benar mengenal namamu (Yes45:3-4) .Tertulis ditelapak tangan-Nya,diucapkan dengan mulut-Nya,Dibisikkan dengan bibir-Nya, Namamu.Hati kita tidak cukup besar untuk memuat semua berkat yang ingin Allah berikan.

Jadi, coba ini
Kalau matahari terbit membuatmu begitu takjub sampai menahan nafas,atau bunga bunga dipadang membuatmu begitu terpesona,sampai tidak bisa berkata kata tetaplah seperti itu.Tidak perlu mengatakan apa-apa dan dengarkan sorga berbisik,"Kau suka itu? Aku melakukannya hanya untukmu"Kalau kita saja suka memberi hadiah hadiah untuk menunjukkan kasihsayang kita,apalagi Dia?

Bisa saja Dia biarkan bumi ini datar dan berwarna abu-abu, tapi Dia tidak begitu.Dipercikan-Nya warna jingga pada matahari terbit,Dan diberi-Nya warna biru pada langit.Dan kalau kamu suka melihat sekawanan angsa yang sedang berkumpul,kamu juga pasti bisa melihatNya.

Apa Dia harus menjadikan bulu ekor musang empuk dan lembutnya?Apa Dia harus membuat burung- burung berkicau?Dan lucunya ayam berjalan tergopoh gopoh.Atau dasyatnya gelegar guntur ? Mengapa Dia memberi aroma bagi bunga?Mengapa Dia memberi rasa pada makanan?Mungkinkah itu semua karena Dia suka sekali melihat raut wajahmu?Jadi berjanjilah, kamu tidak akan lupa, bahwa kamu bukan suatu kebetulan atau kejadian.. kamu adalah karunia bagi dunia.Karya seni sorgawi, tanda tangan Allah.

(Engkau menenunku didalam kandungan ibuku, Mazmur 139:13)
kamu ditenun/rajutNya, Kamu bukan produksi massal, kamu bukan hasil buatan mesin.Kamu dirancang secara khusus, diberi karunia khusus,dan ditempatkan didunia ini dengan penuh kasih..oleh sang Pencipta Agung.

MenurutNya kamu adalah hal terindah yang melesat turun dari puncak dalam sekejap.Menolehlah kepinggir jalan, lihat, Allah sedang bersorak sorak memberimu dukungan dalam lomba lari.Coba lihat ke depan ke garis akhir,lihat Allah sedang bertepuk tangan memuji langkahmu.

Allah ada bagimu Kalau Allah punya kalender, pasti tanggal ulang tahunmu sudah di lingkari.Kalau Dia menyetir mobil, pasti namamu sudah tertulis di bemperNya,Kalau ada pohon di sorga, pasti Dia sudah mengukir namamu dibatangnya.Mungkin kamu tidak mau menggangu Allah dengan lukamu.Tetapi "Dia yang memelihara kamu" ( 1 Petrus 5:7 )

Dia menunggumu, untuk memelukmu. dalam keberhasilan dan kegagalanmu.Bapa Sorgawi sangat menyayangimu dan hanya ingin memberikan kasih-Nya kepadamu.Tanpa dibatasi oleh waktu, Allah melihat kita semua.Gelandangan & anak terlantar, semuanya.Dia melihat kita sebelum kita dilahirkan. Dan Dia suka dengan semua yang dilihatNya.Dengan luapan emosi, penuh kebanggaan, sang Pencipta bintang itu menoleh ke arah kita,satu persatu dan mengatakan "Engkau anakKu, Aku sangat mengasihimu"

Aku tahu, suatu hari nanti, engkau akan berpaling dariKudan menjauh. Tetapi Aku ingin engkau tahu,Aku telah menyediakan jalan pulang bagimu.Kamu telah memikat hati Allah. Dia tidak sanggup hidup tanpamu.Impian Allah, membawamu dengan denganNya.Dan jalan menuju salib, memberitahu kita, sejauh apa jalan yang Allah tempuhuntuk memanggil kita kembali kepadaNya. "Apa yang bisa membuatKu berhenti mengasihimu? "tanya Allah. "Ingin tahu berapa lama kasihKu akan bertahan?Lihat saja, Aku bicara dalam bahasamu,tidur diduniamu, dan merasakan sakitmu.temukan jawabannya diatas kayu salib itu,di atas bukit berbatu itu.Itulah bukti besarnya kasihKu kepadamu"

Masih banyak yang Allah lakukan selain mengampuni kesalahan kita, Dia menghapusnya! kita hanya harus membawa kesalahan kita kepadaNya.Kamu bisa bicara dengan Allah karena Allah pasti mendengarkan.Biar saja air mata menetes dipipimu Ia akan menyekanya.

Dia telah mengutus malaikat malaikat Nya untuk menjagaimu(Maz. 91:11),Roh KudusNya untuk tinggal didalammu. Gereja Nya untuk mendukung mudan pedangNya untuk mempimpin mu.

Sebesar kerinduan mu untuk bertemu dengannya,lebih besar lagi kerinduanNya untuk bertemu denganmu.Kalau kamu menyetuh hati Allah, pakai lah nama sebutan yang paling Ia sukai panggil dia "Bapa"

Menurut Allah, kamu indah !

(by Max Lucado)



0 comments

Terima kasih Tuhan

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, 'Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima.'

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang, lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, 'Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan berkat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya.'
Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk di sana, hampir tidak melakukan apa pun. 'Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih', kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu.

'Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan di sini?' tanyaku.
' Menyedihkan', Malaikat-ku menghela napas.
' Setelah manusia menerima berkat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih'.

'Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas berkat Tuhan?', tanyaku..
'Sederhana sekali', jawab Malaikat. 'Cukup berkata, 'Terima kasih, Tuhan.'

'Lalu, berkat apa saja yang perlu kita syukuri', tanyaku.
Malaikat-ku menjawab,

'Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.

'Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada di antara 8% kesejahteraan dunia.

'Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga.... 'Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih diberkati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

'Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat Maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia'.

'Jika engkau dapat menghadiri Gereja atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau kematian...
maka engkau lebih diberkati daripada 3 milyar orang di dunia.

'Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ... maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.

Jika engkau masih bisa mencintai ... maka engkau termasuk orang yang besar, Karena cinta adalah berkat Tuhan yang tidak didapat dari manapun

'Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan dari semua (mereka) yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.

'Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima berkat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih diberkati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali'.

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah berkat yang telah Tuhan anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-teman-mu untuk mengingatkan mereka betapa diberkatinya kita semua. 'Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu.'

Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih.

'Terima kasih, Tuhan! Terima kasih, Tuhan, atas anugerahmu berupa kemampuan membagi pesan ini dan memberikannya kepada begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi'. 1 comments

Never say you are unlucky



" Bersyukur selalu buat kasihMu didalam hidupku......."

Kata kata diatas mungkin paling tepat buat kita ucapkan setiap hari, kalau kita mau lihat disekeliling kita selalu ada alasan buat kita untuk mengucap syukur buat apa yg Tuhan sudah kerjakan dalam hidup kita, smuanya baik....... 2 comments

Berkat yang tersamar

Sering kali pada saat kejadian yang tidak menyenangkan menimpa, kita bertanya-tanya mengapa TUHAN membiarkan hal itu terjadi?
Terlebih bila selama ini kita merasa telah menjadi anak Allah yang baik. Mengapa hal-hal buruk masih terjadi pada kita? Ada peristiwa-peristiwa dalam hidup kita yang sulit dimengerti pada saat kita mengalaminya.
Kita hanya dapat berpasrah padaNYA, percaya bahwa DIA tidak akan memberikan yang buruk kepada kita (Yer 29:11).

Ilustrasi di bawah ini mungkin dapat membantu kita memahami bahwa sebenarnya di balik "kemalangan" itu ada berkat yang tersamar, yang belum kita sadari pada saat itu.

Ada sebuah kisah tentang seorang raja yang mempunyai seorang teman baik. Temannya ini punya kebiasaan berkomentar, "Ini bagus!" atas semua situasi dalam hidupnya, positif maupun negatif.

Suatu hari Sang Raja dan temannya pergi berburu. Temannya mempersiapkan dan mengisikan peluru untuk senapan Sang Raja. Kelihatannya Sang Teman melakukan kesalahan dalam mempersiapkan senjata tersebut, karena setelah raja menerima senapan itu dari temannya, senapan itu meletus dan mengenai jempolnya. Seperti biasa Sang Teman berkomentar, " Ini bagus!", yang oleh raja dijawab, "Tidak, ini tidak bagus!" dan raja tersebut menjebloskan temannya ke penjara.

Kurang lebih setahun kemudian, Sang Raja pergi berburu ke daerah yang berbahaya. Ia ditangkap oleh sekelompok orang kanibal, kemudian dibawa ke desa mereka. Mereka mengikat tangannya dan menumpuk kayu bakar, bersiap untuk membakarnya. Ketika mereka mendekat untuk menyalakan kayu tersebut, mereka melihat bahwa Sang Raja tidak mempunyai jempol. Karena percaya pada tahayul, mereka tidak pernah makan orang yang tidak utuh. Jadi mereka membebaskan raja itu. Dalam perjalanan pulang, raja tersebut ingat akan kejadian yang menyebabkan dia kehilangan jempolnya dan merasa menyesal atas perlakuannya terhadap teman baiknya. Raja langsung pergi ke penjara untuk berbicara dengan temannya. "Kamu benar, " katanya, "baguslah bahwa aku kehilangan jempolku." Dan ia menceritakan kejadian yang baru dialaminya kepada temannya itu. "Saya menyesal telah menjebloskan kamu ke penjara begitu lama. Saya telah berlaku jahat kepadamu." "Tidak," kata temannya,"Ini bagus!". "Apa maksudmu, 'Ini bagus!'? Bagaimana bisa bagus, aku telah mengirim kamu ke penjara selama satu tahun." Temannya itu menjawab, "Kalau kamu tidak memenjarakan aku, aku tadi pasti bersamamu."

-----------------

Kehilangan jempol ataupun kebebasan karena di penjara bukanlah hal yang menyenangkan. Namun karena 2 peristiwa itulah, Sang Raja dan temannya tidak menemui ajalnya dalam peristiwa tahun berikutnya. Demikian pula dalam hidup kita, ada peristiwa yang menyebabkan kita kehilangan materi, mata pencaharian bahkan orang yang kita kasihi. Tentu saja itu membuat kita sedih, kesal, marah, bahkan menggugat TUHAN karenanya. Beberapa di antara kita mengalami pergumulan batin yang panjang karena penolakan kita atas kejadian yang tidak menyenangkan ini. Ada yang menolak begitu keras, sehingga menjauh dari TUHAN. Namun jika kita dapat mengikuti sikap teman raja di atas, yang secara positif menerima setiap peristiwa baik maupun buruk dalam hidup kita, niscaya suatu hari nanti kita akan menyadari adanya berkat-berkat yang tersamar dalam setiap peristiwa yang kita alami.

Jadi, seperti kata Anthony de Mello, marilah belajar untuk berkata "YA" terhadap setiap peristiwa dalam hidup kita. "YA" berarti menerima tanpa syarat segala sesuatu yang direncanakan TUHAN dalam hidup ini. Pada saatnya nanti, kita akan dapat "melihat" berkat-berkat yang tersamar dalam berbagai peristiwa di kehidupan kita; karena TUHAN bekerja dengan caraNYA yang misterius, yang tidak terselami oleh keterbatasan akal kita

0 comments

Rekening bank kehidupan

Apakah Anda mencintai kehidupan? Jangan hamburkan waktu, karena dari bahan itulah kehidupan dibuat. ~Benjamin Franklin

Ucapan Benjamin Franklin di atas, sungguh menarik dan menggelitik.
Tak percaya? Mari kita hayati untuk mencari pesan apa yang tersembunyi di balik itu.

Andaikan setiap pagi rekening bank kita menerima transfer dana sebesar AS $ 86.400.
Jumlah tersebut harus dihabiskan hari itu juga, karena malam harinya bank akanmenghapus sisa yang tak terpakai.
Apa yang akan kita perbuat dengan uang tersebut? Hidup kita sesungguhnya bak sebuah rekening bank waktu. Setiap pagi kita diberi modal86.400 detik. Malam harinya, sisa waktu yang tak terpakai akan dihapus. Begitu seterusnya.
Tak ada cerita sisa saldo hari ini bisa dikumpulkan sebagai tabungan besok pagi. Setiap hari, kita harus bisa menginvestasikan modal yang diberikan guna memperoleh manfaat sebaik-baiknya dalam hidup, menyangkut kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan.Kita bisa bertanya kepada seorang pelajar yang tinggal kelas, untuk menyadari betapa berharganya SATU TAHUN.
Kita bisa bertanya kepada seorang ibu yang melahirkan bayi prematur, untuk menyadari betapa berharganya waktu SATU BULAN. Kita bisa bertanya kepada editor majalah mingguan, untuk menyadari berharganva waktu SATU MINGGU. Untuk menyadari nilai SATU JAM, kita bisa bertanya pada sepasang kekasih yang sedang menunggu janji berkencan. Untuk menyadari nilai SATU MENIT, bisa bertanya pada seseorang yang ketinggalan kereta/ pesawat. Untuk menyadari nilai SATU DETIK ,bisa bertanya pada orang yang baru terhindar dari tabrakan mobil.

Hargailah setiap detik yang kita miliki. Terlebih karena kita menggunakannya bersama-sama dengan orang-orang yang tercinta dalam menjalani hidup ini.

Ingat, kemarin merupakan sejarah. Besok masih misteri. Hari ini adalah sebuah Anugrah. Jadi manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya dan penuh dengan rasa syukur.

"Time is not just A Money, Time is Life"
Waktu bukan hanya uang, tapi waktu adalah nyawa kita.
0 comments

Bahagiakah kita ?

Seorang lelaki berumur 92 tahun yang mempunyai selera tinggi,percaya diri, dan bangga akan dirinya sendiri, yang selalu berpakaian rapi setiap hari sejak jam 8 pagi,dengan rambutnya yang teratur rapi meskipun dia buta,masuk ke panti jompo hari ini.

Istrinya yang berumur 70 tahun baru-baru ini meninggal, sehingga dia harus masuk ke panti jompo.
Setelah menunggu dengan sabar selama beberapa jam di lobi,Dia tersenyum manis ketika diberi tahu bahwa kamarnya telah siap.
Ketika dia berjalan mengikuti penunjuk jalan ke elevator, aku menggambarkan keadaan kamarnya yang kecil,termasuk gorden yang ada di jendela kamarnya.

Saya menyukainya, katanya dengan antusias seperti seorang anak kecil berumur 8 tahun yang baru saja mendapatkan seekor anjing.
Pak, Anda belum melihat kamarnya, tahan dulu perkataan tersebut.
Hal itu tidak ada hubungannya, dia menjawab.
Kebahagiaan adalah sesuatu yang kamu putuskan di awal.
Apakah aku akan menyukai kamarku atau tidak,tidak tergantung dari bagaimana perabotannya diatur tapi bagaimana aku mengatur pikiranku.
Aku sudah memutuskan menyukainya. Itu adalah keputusan yang kubuat setiap pagi ketika aku bangun tidur.
Aku punya sebuah pilihan; aku bisa menghabiskan waktu di tempat tidur menceritakan kesulitan-kesulitan yang terjadi padaku karena ada bagian tubuhnya yang tidak bisa berfungsi lagi,atau turun dari tempat tidur dan berterima kasih atas bagian-bagian yang masih berfungsi.
Setiap hari adalah hadiah, dan selama mataku terbuka, aku akan memusatkan perhatian pada hari yang baru dan semua kenangan indah dan bahagia yang pernah kualami dan kusimpan.
Hanya untuk kali ini dalam hidupku.Umur yang sudah tua adalah seperti simpanan dibank. Kita akan mengambil dari yang telah kita simpan.
Jadi, nasehatku padamu adalah untuk menyimpan sebanyak-banyaknyakebahagiaan di bank kenangan kita.

Terima kasih padamu yang telah mengisi bank kenanganku.
Aku sedang menyimpannya.

*/Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:
/**/ 1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.
/**/ 2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.
/**/ 3. Hiduplah dengan sederhana.
/**/ 4. Berikan lebih banyak (give more)
/**/ 5. Jangan terlalu banyak mengharap (expect less)/*

0 comments

LIFE IS PRECIOUS






saat aku meloncat dari gedung....

Kulihat pasangan yang kutahu saling mencintai di lantai 10 sedang bertengkar dan saling memukul.

Kulihat Peter yang biasanya kuat dan tabah sedang menangis di lt. 9

Di lt.8 Ah Mei memergoki tunangannya sedang bercinta dengan sahabatnya

Di lt.7 Dani sedang minum obat anti depresi

Di lt.6 Heng yang pengangguran terus membeli 7 koran untuk mencari lowongan kerja tiap hari

di lt. 5 Mr. Wong yang sangat dihormati publik sedang mencoba baju dalam istrinya

di lt.4 Rose sedang bertengkar hebat dengan pacarnya

Di lt. 3 pak tua sedang mengharapkan seseorang datang mengunjunginya

Di lt.2 Lily sedang memandangi foto suaminya yang sudah meninggal 6 bulan lalu

Sebelum aku melompat dari gedung, kupikir aku orang yang paling malang, Sekarang aku sadar bahwa setiap orang punya masalah dan kekuatirannya sendiri

Setelah kulihat semuanya itu, aku tersadar bahwa ternyata keadaanku sebenarnya tidak begitu buruk

Semua orang yang kulihat tadi sekarang sedang melihat aku...Kurasa setelah mereka melihatku sekarang, mungkin mereka merasa bahwa situasi mereka sama sekali tidak buruk.


" Be grateful for whoever you are....coz if u compare it to others, u'll be suprised of their secret life "


"Bersyukurlah atas dirimu apa adanya... karena bila kamu membandingkan dengan orang lain, kamu akan terkejut dengan rahasia hidup mereka"

0 comments

KESALAHAN YANG SEMPURNA


Pekerjaan ayah dari ibu saya adalah seorang tukang kayu. Suatu hari, dia membuat peti untuk mengirim pakaian dari gerejanya dan dikirim ke sebuah panti asuhan di China. Dalam perjalanan pulang, dia mencari kacamata di kantongnya,tetapi dia tidak menemukannya.
Ketika dia mencoba mengingatnya kembali, dia sadar kalau kaca matanya jatuh dan masuk ke dalam salah satu peti dan peti itu sudah dipakunya. Kaca matanya yang baru beli sekarang berangkat bersama baju-baju ke China.

Kakek saya mengalami depresi yang besar. Saat itu dia memiliki 6 orang anak. Dia sudah menabung untuk kacamata senilai USD 20 itu setiap pagi. Dia sedih mengingat harus membeli sebuah lagi. "Itu tidak adil," dia berbicara kepada Allah saat mengendarai mobil menuju rumah dengan frustasi. "Aku sudah beriman memberikan waktu dan uang untuk pekerjaanMu, dan sekarang seperti ini."

Beberapa bulan kemudian, direktur dari panti asuhan berlibur dan berada di United States. Dia ingin mengunjungi semua gereja yang membantunya di China, jadi dia berbicara di hari Minggu di gereja kakek saya yang kecil di Chicago. Misionari tersebut mengawali dengan ucapan terima kasih untuk iman dalam membantu panti asuhan. "Tetapi, dari semuanya", dia mengatakan, "Saya harus berterima kasih untuk kaca mata yang dikirim tahun lalu. Anda tahu Komunis membersihkan panti asuhan, mereka merusak semuanya, termasuk kaca mata saya. Saya sangat putus asa. Walaupun saya memiliki uang, tetapi tidak dapat membeli yang baru.
Karena tidak dapat melihat dengan jelas, saya sering mengalami sakit kepala setiap hari. Jadi saya dengan staff secara sehati berdoa untuk ini. Dan ketika peti kiriman datang. Saat staff saya membuka tutupnya, mereka menemukan sebuah kaca mata ada di posisi atas.

Missionari berdiam cukup lama, dan melanjutkan ceritanya. "Sahabatku, saat saya mencoba memakai kaca mata, sepertinya memang buat saya! Saya ingin berterima kasih pada anda yang telah menjadi bagian dari pelayanan ini.

Orang-orang mendengarkan dan gembira pada mujizat kaca mata. Tetapi bagi sang misionari merasa aneh, karena tidak ada di dalam list pengiriman. Dengan duduk diam, dan air mata mengalir di wajahnya, seorang tukang kayu biasa menyadari bahwa Boss tukang kayu telah menggunakannya dengan cara yang ajaib.

Seringkali kita menyalahkan Tuhan sebagai ganti bersyukur padanya. Mungkin kita harus berusaha mengatakan "Terima kasih Tuhan untuk membuat mobil saya tidak berjalan." Mungkin dia menyelamatkan kita dari kecelakaan di jalan raya. "Terima kasih Tuhan, karena Kau membiarkan saya kehilangan kaca mata; saya yakin mereka akan digunakan dengan baik dan ada yang dapat dipelajari."

Penulis tidak diketahui